Monday, 26 September, 2016
Home » Informasi » Cara Mengendalikan Rasa Takut dan Cemas dalam Berbicara, Serta Menggantinya dengan Rasa Percaya Diri
publik speaking

Cara Mengendalikan Rasa Takut dan Cemas dalam Berbicara, Serta Menggantinya dengan Rasa Percaya Diri

Ketakutan sebenarnya hal yang wajar dan alami karena merupakan bagian dari emosi. Menurut Ongky Hojanto, emosi itu bersifat positif. Emosi baru menjadi negatif kalau diluapkan tidak pada tempatnya dan tidak menyelesaikan masalah. Hal ini justru membuat masalah baru.

Sebagai contoh, emosi marah itu positif asalkan kemarahan Anda bisa menyelesaikan masalah dan bukan membuat  masalah baru. Namun, emosi marah bisa menjadi negatif kalau kemarahan Anda tidak menyelesaikan masalah dan menambah masalah baru karena saat marah Anda tidak memberikan solusi tapi justru menyinggung pribadi, agama, suku, dan latar belakang orang yang Anda jadikan sasaran kemarahan.

5 Menit Yang Menentukan

Saat-saat yang paling menentukan lancar tidaknya atau bisa tidaknya Anda berbicara dengan baik di depan umum adalah lima menit pertama Anda tampil. Kalau dalam lima menit pertama Anda dapat berbicara dengan lancar, selanjutnya akan lebih mudah. Sebaliknya, kalau dalam lima menit pertama Anda sulit mengeluarkan kata-kata, waktu-waktu selanjutnya akan terasa begitu menyiksa bagi Anda.

5 Cara Ampuh Mengatasi Rasa Takut Berbicara Depan Umum

Penyesuaian Diri

Ketakutan umumnya adalah tanda dari ketidakbiasaan melakukan sesuatu. Saat Anda mulai terbiasa, ketakutan itu umumnya akan berangsur-angsur berkurang. Penyesuaian diri bisa dilakukan dengan dua cara :

1. Secara Fisik

Datanglah lebih awal untuk mengecek segala sesuatu. Kalau memungkinkan, cobalah panggung dan mikrofon, lalu berjalan-jalanlah di panggung untuk merasakan suasana panggung.

2. Secara Mental dan Pikiran

Tubuh dan pikiran adalah satu paket. Ketidaknyamanan pada salah satunya akan menyebabkan ketidaknyamanan pada keduanya dan mengubah salah satu berarti mengubah keduanya.

Pernapasan

Kedelapaan ciri (keringat dingin, pucat, gemetar, bingung, kebelet kencing, takut, gugup, dan sesak napas) yang menjadi tanda-tanda ketakutan seseorang saat akan tampil awalnya disebabkan oleh kurangnya oksigen. Secara logika, saat seseorang merasa takut, napas yang ditarik menjadi pendek. Apalagi kebanyakan orang melakukan pernapasan dada sehingga napas yang pendek-pendek ini jadi semakin tidak maksimal. Oleh karena itu, cara pertama untuk mengatasi rasa takut saat akan berbicara adalah mengendalikan pernapasan. Traik napas dalam-dalam dengan hidung dan gunakan pernapasan perut.

Cara Melatih Pernapasan Perut

  1. Taruh tangan kanan diatas perut
  2. Tarik napas dengan hidung
  3. Rasakan perut Anda mengembung saat Anda menarik napas
  4. Embuskan napas perlahan-lahan dengan mulut
  5. Rasakan perut Anda mengempis saat napas diembuskan atau dikeluarkan

Perubahan Bahasa Tubuh

Perbedaan lain antara orang yang takut dan orang yang berani terlihat jelas dari bahasa tubuhnya. Dengan mengubah bahasa tubuh, kita bisa mengubah emosi dan kondisi pikiran kita. Ingat, tubuh dan pikiran itu satu paket.

Cara Mengubah Bahasa Tubuh

  1. Ubah napas (tarik napas panjang dan gunakan pernapasan perut)
  2. Ubah arah pandangan mata (lihat ke atas)
  3. Tersenyum sekalipun dipaksakan
  4. Gunakan bahasa tubuh terbuka
  5. Busungkan dada
  6. Berdiri tegak
  7. Lompat-lompat

Pemanasan

Seperti para atlet sebelum bertanding melakukan pernapasan untuk membuat otot-otot di dalam dirinya siap, Anda juga perlu melakukan hal sama sebelum berbicara di depan umum. Pemanasan yang Anda lakukan adalah membicarakan topik yang akan Anda bicarakan dengan orang yang Anda kenal, misalnya staf, panitia, teman, atau sopir Anda.

publik speakingTidak perlu membuat mereka mengerti karena yang Anda perlukan hanyalah pengulangan untuk membuat Anda semakin memahami apa yang akan Anda sampaikan.

Penjangkaran atau Anchor

Pernahkan Anda mengalami hal-hal seperti ini

  • Saat Anda mendengar sebuah lagu, Anda terkenang saat  lagu itu sering Anda dengar, mungkin saat SMA, kuliah, atau pacaran.
  • Saat mencium bau parfum tertentu, Anda teringat akan suami, istri, orangtua, atau teman yang selalu menggunakan parfum tersebut.
  • Saat melihat sebuah foto, mendadak Anda tersenyum mengingat kenangan saat foto diambil.

Lagu, aroma parfum, dan foto adalah jangkar yang menghubungkan Anda dengan emosi serta memori masa lalu. Jika jangkar itu dipicu, otomatis memori itu muncul lagi. Teknik itu pertama kali dicetuskan oleh Ivan Pavlov.

Selama ini Anda memiliki jangkar yang mungkin terbentuk secara tidak sengaja. Namun, dengan metode yang sama, kita bisa membuat jangkar secara sengaja, yang dimaksudkan untuk memunculkan memori dengan muatan emosi tertentu, yang akan mengubah emosi saat ini.

Syarat Membuat Jangkar Yang Kuat dengan Konsep ITU

  1. Intensitas – semakin sering jangkar diulang, semakin kuat jangkar itu “menancap”
  2. Timing – jangkar harus dibuat pada puncak emosi
  3. Unik – pemicu jangkar haruslah unik. Semakin unik jangkar yang dibuat, semakin membekas jangkar itu dalam diri Anda. Keunikan melibatkan gerakan dan suara.
Kapan Jangkar digunakan?

Saat Anda membutuhkan emosi percaya diri, picu jangkar Anda dengan mempertemukan jari tengah dan ibu jari tangan kanan Anda. Sebagai contoh, 5 menit sebelum melakukan public speaking, picu jangar Anda sehingga memori percaya diri muncul seketika itu juga. Secara fisiologis, tubuh Anda akan mengekspresikan bahasa tubuh percaya diri. Setelah melakukan sesuatu yang meningkatkan rasa percaya diri, segera pegang jangkar Anda lagi untuk memperkuatnya.

DAPATKAN EBOOK GRATIS!
Dapatkan email informasi seputar bisnis online dan tips kecantikan ke email Anda.
Saya sangat menghargai privacy Anda, dan tidak akan menjual data email Anda ke pihak manapun.

About Mardiana

Menjalankan bisnis Oriflame via online bersama Komunitas Muda Mandiri dan lulusan jurusan pendidikan Matematika dari salah satu Universitas di Makassar - (PIN BBM : 5D1DDCAB)

Artikel Lainnya

Tips Mengetahui Produk Original

Tips Mengetahui Kualitas Produk Bagus di Toko Online

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui cara memilih produk yang bagus dan berkualitas di toko online. …

Tags: cemas dan demam panggung, penyakit demam panggung, sering gemetar dan pucat saat bebicara d depan umum cara mengatasinya, teknik tubuh dalam berbicara