Wednesday, 28 September, 2016
Home » Informasi » Kisah Orang Yang Mengembalikan HP Tertinggal di Masjid
Kejujuran Hati
Kisah Orang Yang Memiliki Kejujuran Hati

Kisah Orang Yang Mengembalikan HP Tertinggal di Masjid

Ideamardiana.com – Banyak orang yang mengatakan bahwa menemui orang yang memiliki kejujuran itu susah. Padahal jujur merupakan perbuatan yang mulia dan dapat membantu untuk sesama kita. Terutama kejujuran yang dibarengi dengan ketulusan hati. Memang tidak mudah melakukan itu semua apalagi dengan zaman yang sudah semakin berkembang dan masalah yang semakin kompleks.

Ternyata dengan kemauan yang bulat, kejujuran itupun bisa dilakukan dan ditemui siapa saja. Seperti yang terjadi pada Gatot, dia beruntung telah bertemu dengan orang jujur. Gatot adalah seorang tenaga kependidikan di daerah Kabupaten Ponorogo. Beliau menceritakan tentang keberuntungannya ketika sekeluarga sedang berpergian ke luar kota.

Gatot sekeluarga sedang menuju ke daerah Malang pada saat itu. Mereka menggunakan kendaraan motor melalui Kabupaten Blitar. Saat memasuki Blitar adzan dzuhur mulai berkumandang sehingga mereka memutuskan untuk melaksanakan sholat dzuhur terlebih dahulu. Akhirnya mereka berhenti di Masjid yang berada di daerah Wlingi. Setelah selesai melaksanakan shalat, Gatot dan sekeluarga melanjutkan perjalanan.

Begitu sampai di Ponorogo, Gatot mulai kebingungan mencari ponselnya. Sambil mencari ia mengingat bahwa ponselnya tertinggal di Masjid daerah Wlingi yang digunakan melaksanakan shalat dzuhur. Kemudian Gatot menggunakan ponsel istrinya untuk menghubungi ponsel miliknya. Akhirnya ada seorang pria yang mengangkat teleponnya dan mengatakan bahwa ponsel ini tertinggal di Masjid.

Gatot pun meminta pria tersebut agar memberikan ponsel itu ke teman yang tinggal di Blitar (Sebut saja namanya Wati-Nama Samaran). Namun pria tersebut menolak melakukannya, ia malah meminta alamat lengkap kediaman Gatot. Pria itu menjelaskan bahwa ia akan mengirimkan ponsel ke alamat yang diberikan menggunakan pos.

Setelah Gatot memberikan alamat, pria itu mengatakan bahwa ponselnya akan sampai di Ponorogo beberapa saat lagi. Pria tersebut mengaku menggunakan salah satu jasa pengiriman barang. Alhasil, beberapa hari kemudian paket datang untuk Gatot dan pengirimnya tertulis “Saudaramu di Blitar”. Gatot pun tidak menyangka ponselnya akan kembali. Biasanya orang yang menemukan ponsel memilih menghancurkan kartu sim dan menggunakannya untuk diri sendiri atau langsung dijual tanpa rasa tanggung jawab.

Rumah Gatot
Pengiriman Ponsel Yang Tertinggal

Tak hanya tinggal diam, Gatot pun menanyakan dimana alamat pria tersebut. Namun pria itu tidak mau mengaku dan enggan memberi tahukannya. Kejujuran dan kerendahan hati pria di Blitar itu membuat Gatot sangat terharu. Sungguh perbuatan yang mulia bukan? Hal ini membuktikan bahwa masih ada orang baik yang berada di sekitar kita.

Gatot menceritakan kisah ini pada akun facebooknya untuk menginspirasi banyak orang. Cerita ini mengajarkan kepada kita untuk selalu berbuat baik kepada orang lain tanpa menerima pamrih. Biarkanlah pamrih dibayarkan oleh Yang Maha Pemberi. Semoga kita selalu menjadi golongan orang yang rendah hati.

DAPATKAN EBOOK GRATIS!
Dapatkan email informasi seputar bisnis online dan tips kecantikan ke email Anda.
Saya sangat menghargai privacy Anda, dan tidak akan menjual data email Anda ke pihak manapun.

About Mardiana

Menjalankan bisnis Oriflame via online bersama Komunitas Muda Mandiri dan lulusan jurusan pendidikan Matematika dari salah satu Universitas di Makassar - (PIN BBM : 5D1DDCAB)

Artikel Lainnya

Tips Mengetahui Produk Original

Tips Mengetahui Kualitas Produk Bagus di Toko Online

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui cara memilih produk yang bagus dan berkualitas di toko online. …