Monday, 26 September, 2016
Home » Informasi » Perbedaan Kelas Menengah Dengan Orang Kaya
Impian Yang Tinggi

Perbedaan Kelas Menengah Dengan Orang Kaya

Menurut data yang terkumpul dalam dua dekade terakhir, golongan menengah cenderung menghilang. Entah naik kelas, entah turun kelas. Jadi pilihannya adalah orang kaya atau orang miskin. Kamu memilih yang mana? Untuk naik kelas cobalah lihat perbandingan pemikiran orang kaya dengan orang kelas menengah berikut ini.

Senang Menghambur – Hamburkan Uang dan Tidak Bisa Berhemat

Orang kaya tahu caranya mengumpulkan aset dan tetap hidup sederhana. Sebuah studi yang sudah dipublikasikan dalam buku “Rich Dad, Poor Dad”, orang kaya cenderung lebih cerdas mengelola pendapatan mereka. Barang-barang yang nilainya menyusut bukanlah incaran mereka. Ingatlah jika kamu menghabiskan gajimu untuk mengumpulkan barang-barang seperti itu, kamu tetaplah bukan orang kaya.

Tidak Ingin Keluar dari Zona Nyaman

Banyak yang mengira kesuksesan bisa didapat saat kita bisa berada di zona nyaman. Padahal, orang-orang kaya cukup memahami bahwa hal yang lebih luar biasa akan terjadi saat kita mampu mendobrak kenyamanan. Peluang bisnis selalu penuh dengan risiko, tetapi itulah yang akan membuat kamu mampu mencapai hasil lebih baik dan mendulang kekayaan.

Berteman Tanpa Melihat Dampak Kedepannya

Bukannya sombong. Orang kaya cenderung berpikir untuk bisa berteman dengan orang-orang sukses. Mereka bisa menjadi motivator untuk meraih kesuksesan. Di saat kamu bergaul dengan orang yang sudah nyaman dengan kondisi mereka, kamu pun akan merasakan hal serupa.

Bekerja Sekedar Untuk Hasilkan Uang

Itulah yang membuat orang kelas menengah lebih cepat tergiur pindah pekerjaan. Tawaran gaji yang lebih tinggi akan lebih menarik. Untuk orang kaya, pengalaman lebih berharga dari hal lainnya. Mereka mendapatkan pelajaran berharga untuk bisnis yang akan mereka kembangkan kelak.

Senang Koleksi Barang

Masyarakat kelas menengah lebih mengarah terhadap senangnya menghabiskan uang demi sebuah mobil mewah atau rumah mewah. Sementara orang kaya cenderung berpikiran untuk bisa memutar uang miliknya agar bisa semakin berlipat ganda. Jika kamu sekedar ingin membeli barang-barang, kekayaanmu tidak pernah terkumpul. Sebaiknya kamu mulai belanja di tempat lain seperti belanja saham, reksadana, atau logam mulia. Itulah bentuk investasi yang lebih tepat. Warren Buffett sudah puas tinggal di rumah seharga 31.500 dollar AS yang dibeli pada tahun 1958.

Tidak Konsisten Dalam Menabung

Menabung itu penting, sama pentingnya ketika kamu berinvestasi. Produktivitas justru bisa menjadi dasar untuk kedua hal tersebut. Orang kaya mengerti cara yang harus ditempuh untuk bisa menjadikan tabungan milik mereka terus bertambah.

Tidak Tenang Bila Melihat Uang

Pengarang buku “How Rich People Think”, Steve Siebold mewawancara lebih dari 1200 orang kaya di dunia dalam 30 tahun terakhir. Dari temuannya, Siebold mendapati setidaknya ada lebih dari 100 perbedaan pemikiran orang kaya dengan orang kelas menengah mengenai uang. Salah satu perbedaan yang paling mendasar adalah kelas menengah melihat uang secara emosional, sementara orang kaya melihat uang dengan lebih logis. Keputusan emosional inilah yang kerap membuat kelas menengah sulit naik kelas.

Takut Bermimpi Yang Lebih Tinggi

Impian Yang Tinggi

Orang kelas menengah seringkali meremehkan kemampuan diri mereka. Itulah yang membuat mereka enggan memiliki mimpi besar di dalam hidupnya. Padahal, orang kaya justru memiliki mimpi-mimpi yang sepertinya mustahil. Namun, mereka tahu mereka bisa mewujudkannya. Kuncinya, kamu harus memiliki pemikiran yang tepat.

Hanya Bermodalkan Kerja Keras Tanpa Menambahkan Nilai Pada Dirinya

Kerja keras sangatlah penting dimiliki semua orang. Itulah yang harus ada pada setiap hal yang kamu lakukan. Persoalannya, kerja keras tidak akan cukup untuk membuat kamu lebih kaya. Kamu harus bisa melebarkan pengaruh yang kamu punya mulai dari jaringan kolega sampai dengan investasi yang besar. Semakin besar dampak yang bisa kamu berikan untuk orang lain semakin banyak juga waktu yang kamu miliki untuk bisa melakukan hal-hal yang paling penting untuk bisnis dan kehidupanmu.

DAPATKAN EBOOK GRATIS!
Dapatkan email informasi seputar bisnis online dan tips kecantikan ke email Anda.
Saya sangat menghargai privacy Anda, dan tidak akan menjual data email Anda ke pihak manapun.

About Mardiana

Menjalankan bisnis Oriflame via online bersama Komunitas Muda Mandiri dan lulusan jurusan pendidikan Matematika dari salah satu Universitas di Makassar - (PIN BBM : 5D1DDCAB)

Artikel Lainnya

Tips Mengetahui Produk Original

Tips Mengetahui Kualitas Produk Bagus di Toko Online

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui cara memilih produk yang bagus dan berkualitas di toko online. …

Tags: kerja keras untuk mimpi besar, pola com, pola pikir kelas menengah, wallpaper lelah pikiran