Monday, 26 September, 2016
Home » Informasi » Xiaolou Tak pernah Menyerah Karena Keterbatasan
Inspiration Xiaolou

Xiaolou Tak pernah Menyerah Karena Keterbatasan

Ideamardiana.com – Ujian akan selalu ada, tidak pernah memilih siapa yang akan ditujunya. Musibah, tentu tidak ada yang menginginkannya. Xiaolou adalah seorang pria yang berasal dari China yang harus kehilangan kedua tangannya sejak berusia lima tahun. Kedua tangannya harus diamputasi karena tersengat listrik tegangan tinggi. Hal ini tentu membuat Xiaolou kehilangan percaya diri bahkan merasa hidupnya sudah hancur.

Tidak ingin terus terpuruk dan selalu bergantung pada orang lain, ia mulai belajar memakai baju hingga makan dengan menggunakan kedua kakinya. Tentu awalnya akan sangat sulit. Namun dengan usaha yang tekun, akhirnya ia bisa melakukan segalanya sendiri. Ia menjadi seseorang yang mandiri dan tidak ingin dikasihani. Hingga pada usia 21 tahun ia tertarik dengan cross-stitching. Yaitu salah satu teknik menjahit silang pada kain tertentu. Ia mulai tertarik ketika melihat tetangganya bekerja membuat karya tersebut. Sejak saat itu, Xiaolou membeli bahan-bahan rajutannya sendiri dan mulai belajar menjahit. Mulai dari memotong benang, memasukkan benang kedalam jarum hingga mulai menjahit. Tentu hal ini tidaklah mudah karena ia harus melakukannya dengan menggunakan kedua kakinya.

Baca Juga : 5 Hadiah Yang Bernilai Tinggi Dari Kegagalan

setelah lama berlatih cross-stitching, akhirnya Xiaolou mulai mahir menjahit dengan kedua kakinya. Dia mulai memasarkan hasil karyanya ke kota-kota besar di China. Ia mulai memasarkan karyanya tersebut di Shanghai. Saat itu ada seorang pembeli yang membeli hasil jahitannya dengan harga dua juta rupiah. Tentu harga yang sangat tinggi untuk sebuah rajutan. Tapi tidaklah heran karena rajutan yang dibuatnya sangatlah indah dan tingkat kesulitan saat membuatnya hingga menarik para pecinta rajutan untuk membeli. Orang yang memiliki dua tangan pun belum tentu dapat membuat rajutan seperti yang dibuat olehnya.

Impian Xiaolou

Xiaolou mempunyai impian yang sangat sederhana. Ia ingin membelikan sebuah mesin cuci untuk sang ibu dan memiliki seorang pasangan hidup. Selain itu ia ingin mempunyai bisnis sendiri dan terus dapat membuat rajutan-rajutan untuk dijual. Paling tidak, ia akan menjadi seorang yang bahkan lebih sukses dari orang normal pada umumnya.

Dari Xiaolou kita dapat memetik pelajaran bahwa keterbatasan tidak membatasi seseorang untuk berkarya dan sukses. Karya yang dihasilkan dari sepasang kaki sangatlah indah. Tentu itu menjadi cambukan bagi kita untuk mengejar kesuksesan dengan hal lain. Kekurangan fisik tidak menjadi alasan untuk berhenti berkarya dan tidak menyerah pada keadaan. Kesuksesan akan datang pada seseorang yang berusaha dan bersungguh-sungguh. Bukan pada siapa yang paling sempurna.

“One day can change your life. One day can ruin your life. All life is is three or four big days that change everything.” Beverly Donofrio.

DAPATKAN EBOOK GRATIS!
Dapatkan email informasi seputar bisnis online dan tips kecantikan ke email Anda.
Saya sangat menghargai privacy Anda, dan tidak akan menjual data email Anda ke pihak manapun.

About Mardiana

Menjalankan bisnis Oriflame via online bersama Komunitas Muda Mandiri dan lulusan jurusan pendidikan Matematika dari salah satu Universitas di Makassar - (PIN BBM : 5D1DDCAB)

Artikel Lainnya

Tips Mengetahui Produk Original

Tips Mengetahui Kualitas Produk Bagus di Toko Online

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui cara memilih produk yang bagus dan berkualitas di toko online. …